Belajar Bareng

Chapter 1 – Top of Funnel (TOFU)

Dalam dunia bisnis, “konversi” itu seperti target utama bagi para pebisnis dan pemasar. Biasanya, konversi ini terjadi ketika seseorang memutuskan untuk membeli atau mulai berlangganan.

Ada juga istilah lain yang sering digunakan, yaitu “corong.” Konsepnya adalah menggambarkan perjalanan pelanggan dari awal mereka berinteraksi dengan bisnis hingga akhirnya memutuskan untuk melakukan konversi. Dalam artikel tentang corong pemasaran yang pernah kita bahas, corong ini sebenarnya menggambarkan bagaimana banyak orang yang mungkin tertarik awalnya, tapi seiring berjalannya waktu, jumlah mereka akan berkurang. Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari ketidakminatan, pertimbangan biaya, hingga ada pesaing lain yang lebih menarik. Hasilnya, hanya segelintir orang yang akan benar-benar jadi pelanggan setia. Jadi, kita bisa bilang, semakin ke bawah corong, semakin sedikit orang yang “selamat” dan benar-benar melakukan konversi.

Top of Funnel – TOFU

Pada tahap atas corong konversi, kita berada pada tahap di mana calon pelanggan baru mengetahui tentang produk atau merek kita. Tujuan utama di tahap atas corong konversi ini adalah untuk menarik minat, menangkap perhatian, dan memulai perjalanan pelanggan. Namun, tidak semudah itu untuk mengundang sebanyak mungkin orang masuk ke dalam corong kita.

Tantangan utama di tahap ToFu (Top of Funnel) adalah menarik perhatian dari calon pelanggan yang tepat. Mengundang orang yang tidak sesuai ke tahap awal ini bisa mengurangi kemungkinan untuk mengonversi mereka di masa mendatang. Solusi untuk menghadapi tantangan ini adalah melakukan riset audiens yang mendalam untuk memastikan Anda mengincar segmen audiens yang tepat.

TOFU TACTICS

Taktik pemasaran ToFu (Top of Funnel) bertujuan untuk menarik dan melibatkan audiens yang luas pada tahap awal perjalanan pembeli mereka. Mereka menciptakan kesadaran, minat, dan keterlibatan awal.

Berikut adalah 3 taktik pemasaran top of funnel yang paling populer:

  1. Digital PR—Membangun reputasi merek dan keterlihatan melalui konten yang menarik, berinteraksi dengan komunitas online, dan memanfaatkan berbagai media digital untuk menciptakan citra merek yang positif dan meningkatkan kesadaran.
  2. Optimisasi mesin pencari (SEO)—Meningkatkan keterlihatan online melalui peringkat mesin pencari melalui aspek teknis situs web Anda, membangun tautan, dan penargetan kata kunci.
  3. Media Sosial Berbayar & Pemasaran Influencer—Memanfaatkan platform media sosial dan individu yang menggunakan platform tersebut untuk memperkuat merek Anda dan menghasilkan keterlibatan.

TOFU CONTENT

Konten Bagian Atas Corong (ToFu) merupakan langkah awal dalam membangun hubungan dengan calon pelanggan. Fokus pada memberikan nilai dan membantu pelanggan potensial memecahkan masalah mereka tanpa mencoba langsung menjual produk atau layanan Anda. Pada tahap ini, tujuan utamanya adalah memberikan kesan pertama yang positif dan membangun kredibilitas merek.

Contoh aset konten ToFu meliputi:

  1. Artikel Blog: Artikel informatif yang dirancang untuk menarik pelanggan potensial dengan konten berharga dan membangun citra merek yang kuat. Artikel blog ini juga dioptimalkan untuk SEO agar mudah ditemukan oleh calon pelanggan melalui mesin pencari.

  2. Infografis: Grafik visual yang digunakan untuk menyederhanakan data kompleks dan menarik perhatian. Infografis membantu meningkatkan visibilitas merek dan kesadaran tentang topik tertentu.

  3. E-book: Konten mendalam yang menawarkan wawasan dan solusi berharga. E-book biasanya ditawarkan secara gratis dalam pertukaran informasi kontak pelanggan potensial.

  4. Webinar & Podcast: Konten audio dan video yang menarik, menampilkan keahlian, membangun kepercayaan, dan menghasilkan prospek baru. Webinar dan podcast biasanya mengundang partisipasi aktif dari audiens.

  5. Video: Konten video pendek dan menarik yang bertujuan untuk membangun hubungan emosional, meningkatkan minat, dan memperluas jangkauan merek Anda.

*Penting untuk diingat bahwa calon pelanggan pada tahap ini mungkin belum siap untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu, berfokus pada memberikan jawaban dan wawasan yang mereka butuhkan.

TOFU METRICS

Untuk mengukur keberhasilan strategi pemasaran ToFu (Bagian Atas Corong), penting untuk memiliki strategi pengumpulan analitik corong konversi. Dengan mengumpulkan data, kamu bisa memahami strategi ToFu mana yang efektif dan mana yang tidak. Selanjutnya, kamu dapat memperkuat taktik yang berhasil dan melakukan penyesuaian pada taktik yang kurang berhasil.

Berikut adalah 5 metrik corong yang berguna untuk membantu mengukur dampak strategi kita:

  1. Pengunjung Unik: Jumlah pengunjung yang berbeda ke situs web, mengukur sejauh mana jangkauan keseluruhan.

  2. Klik-Through-Rate pada Konten ToFu: Persentase klik pada konten Bagian Atas Corong, mengukur minat audiens.

  3. Keterlibatan Media Sosial: Total suka, komentar, berbagi, dan interaksi di media sosial, menunjukkan interaksi di saluran media sosial.

  4. Unduhan: Jumlah unduhan konten, mencerminkan minat dan keterlibatan prospek.

  5. Mention Merek dan Liputan PR: Kejadian di mana merek disebutkan di media atau pers, menunjukkan visibilitas dan reputasi merek.

Jika kamu ingin mendapatkan data tentang metrik-metrik ini untuk pesaing kamu, alat Analitik Traffic Semrush salah satu tool yang saya rekomendasikan.

Sumber: semrush.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *